Kiat Memublikasikan Puisi
Oleh: Sri Wintala Achmad
Berbicara
tentang puisi macam apa yang layak dipublikasikan oleh media massa adalah
sangat sulit. Mengingat puisi yang menurut Anda baik belum tentu dimuat di
media massa A, namun memiliki peluang dimuat di media massa B. Hal ini
dikarenakan, bahwa penilaian tentang baik-buruknya puisi sangat tergantung pada
selera personal baik Anda sebagai penyair maupun redaktur media massa. Namun
berdasarkan pandangan umum perihal langkah-langkah taktis yang harus diambil,
agar puisi Anda dapat dimuat di media massa dituturkan sebagai berikut:
1.
Menyesuaikan Selera
Redaktur
Sebelum mengirim
puisi ke media massa, tentukan media massa mana yang akan menjadi tujuan.
Sesudah itu, pelajari puisi-puisi macam apa yang dimuat media massa tersebut.
Dengan menyesuaikan selera redaktur dari media massa tertentu, puisi Anda
berpeluang untuk dimuat.
2. Mengikuti Aturan Main Redaktur
Pelajari
terlebih dahulu tentang aturan main redaktur dari media massa tertentu sebelum Anda
mengirim puisi. Aturan main redaktur tersebut, antara lain: jumlah maksimal
puisi yang harus dikirim, naskah harus diemail dalam bentuk lampiran (tidak
ditulis di badan email), dll.
3. Menyelaraskan Momentum
Kirimkan
puisi-puisi dengan tema yang selaras dengan momentum. Karenanya, kirimkan
puisi-puisi bertema perjuangan dan kepahlawanan sebelum peringatan Hari Raya
Kemerdekaan RI. Kirimkan puisi-puisi bertema wanita sebelum peringatan Hari
Kartini. Kirimkan puisi-puisi bertema lingkungan sebelum peringatan Hari Bumi.
Puisi-puisi yang temanya selaras dengan momentum tersebut berpeluang besar
untuk dimuat di media massa.
4. Mengirim Intensif hingga Redaktur Mengenal Anda
Sebelum satu pun
puisi dimuat di media massa tertentu, jangan putus asa untuk terus
mengirimkannya. Kirimkan puisi-puisi seminggu sekali, hingga redaktur mengenal
nama dan karya Anda. Sesudah mengetahui kualitas karya-karya puisi Anda,
redaktur pasti memuatnya.
5. Jangan Mengirim Puisi Baru sesudah Puisi Lama Dimuat
Sesudah
puisi-puisi yang dikirim dimuat di media massa tertentu, jangan cepat-cepat
mengirim puisi-puisi baru. Kirimkan puisi-puisi baru Anda sesudah 2-3 bulan
pemuatan puisi-puisi lama. Karena dalam waktu 2-3 bulan itu, redaktur akan
memuat puisi-puisi dari penyair lain yang telah lama mengantri.

No comments:
Post a Comment